KPop Demon Hunters telah menarik perhatian banyak orang berkat keunikan dan daya tarik yang dimilikinya. Selain dari segi musik dan alur cerita, keistimewaan film ini juga terletak pada senjata-senjata yang digunakan oleh karakter utama, Rumi, Mira, dan Zoey. Hal ini diungkapkan oleh para kreator film yang secara sengaja memasukkan elemen mistik ke dalam senjata HUNTR/X, terinspirasi dari alat tradisional yang biasanya dipakai oleh dukun Korea atau mudang.
Inspirasi Senjata dari Tradisi
Senjata yang digunakan oleh Rumi dan kawan-kawan dalam film ini menggambarkan profesi asli mereka sebagai pemburu iblis. Dalam laporan Comic Book yang diterbitkan pada 7 Desember, tim desain film ini menjelaskan bahwa mereka fokus menggabungkan elemen sejarah, seperti lonceng, pedang, dan belati, dengan sentuhan magis, demi menciptakan estetika yang sesuai dengan konsep bintang pop film tersebut.
Desain yang Memikat
Desainer karakter, Ami Thompson, menyampaikan gagasannya mengenai senjata dalam film ini. Ia membayangkan bahwa senjata tersebut dipenuhi oleh energi musik yang berwarna-warni, bersinar, dan mengalir seperti cahaya. Penggambaran not-not musik yang bergerak mengikuti aksi karakter memberikan nuansa perpaduan antara pertunjukan dan kekuatan spiritual.
Setiap senjata juga dirancang sesuai dengan kepribadian dan latar belakang masing-masing anggota HUNTR/X. Rumi, misalnya, menggunakan Sain-geom atau Pedang Empat Harimau, yang merupakan pedang seremonial yang diciptakan pada waktu-waktu tertentu yang berkaitan dengan harimau. Zoey memiliki Shin-kal, atau Pedang Roh, yang didesain lebih bulat untuk mencerminkan semangat cerianya.
Norigae yang Bermakna
Selain pedang dan tombak, tim kreatif juga mencurahkan perhatian besar dalam mendesain norigae, aksesori penting yang dikenakan para pemburu. Norigae biasanya dipasang di ikat pinggang hanbok, pakaian tradisional Korea. Norigae Mira dirancang untuk mencerminkan kepribadian dinginnya, dengan liontin hati besar yang menggambarkan kehangatan yang tersembunyi. Sementara itu, desain liontin Zoey terinspirasi dari norigae anak-anak dari masa Joseon, mengandung detail-detail ceria seperti lonceng dan kura-kura yang mencerminkan sifat kreatif dan kekanak-kanakan Zoey.