G-Dragon kembali menjadi sorotan publik, kali ini berkat pendapatan yang tinggi yang diraihnya. Menurut laporan terbaru, pendapatan yang ia terima dari agensinya pada tahun 2025 diperkirakan mencapai lebih dari 65 miliar won, setara dengan sekitar Rp747,9 miliar. Ini belum termasuk royalti musik yang biasa ia dapatkan.
Pendapatan Fantastis dari Agensi
Dalam laporan yang dirilis oleh Money Today Broadcasting pada 6 April, yang mengacu pada hasil audit dari Galaxy Corporation, total pendapatan penyanyi K-pop tersebut dari perusahaan diperkirakan melebihi 65 miliar won. Pemicu pertumbuhan angka ini juga terungkap dalam laporan keuangan perusahaan tahun 2025, yang mencatat biaya komisi mencapai sekitar 71,4 miliar won. Dalam industri hiburan, biaya komisi ini umumnya mencakup pembayaran untuk artis serta biaya lain seperti hukum dan promosi.
Analisis dan Spekulasi
Para analis mengindikasikan bahwa setelah memperhitungkan biaya tambahan, bagian pendapatan G-Dragon kemungkinan bisa mencapai nilai tengah sekitar 60 miliar won. Di samping itu, biaya outsourcing dari tur dunia yang dilaksanakan oleh G-Dragon tahun lalu juga diakui sebagai bagian dari biaya komisi. Namun, Galaxy Corporation juga mencatat pengeluaran outsourcing sebesar 94,3 miliar won dalam akun terpisah, yang semakin mendorong spekulasi mengenai total pendapatannya.
Royalti dan Aktivitas Solo
G-Dragon diketahui juga menghasilkan pendapatan yang signifikan dari royalti musik, yang menandakan bahwa total pendapatan tahunan yang ia dapatkan bisa lebih tinggi dari angka yang dilaporkan. Selain royalti, pemimpin BIGBANG ini juga kembali aktif dalam karir solo dengan merilis album ketiga berjudul Übermensch, yang diikuti oleh tur di 17 kota dengan 39 pertunjukan, menarik sekitar 825.000 penonton di seluruh dunia.
Dampak pada Pertumbuhan Perusahaan
Kesuksesan G-Dragon berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan Galaxy Corporation. Pada tahun 2025, perusahaan ini melaporkan pendapatan konsolidasi sebesar 298,9 miliar won, meningkat 618 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Galaxy Corporation juga mencatat laba operasi sebesar 12,5 miliar won, menandai pemulihan dari kerugian yang sebelumnya dialami.