Meski kondisi kesehatannya memburuk, Pak Tarno tetap menunjukkan semangat untuk mencari nafkah. Komedian yang dikenal dengan nama lengkap Sutarno ini sebelumnya mengalami serangan stroke yang mengganggu kemampuan berbicara dan berjalan. Saat ini, ia masih berjualan mainan anak di kawasan Warakas, Jakarta Utara, dengan menggunakan kursi roda.
"Jualan mainan," ujar Pak Tarno singkat saat ditemui, sebagaimana dilansir detikHot pada Kamis (9/4). Lamanya ia berjualan telah mencapai kurang lebih setahun. Di samping kursi rodanya, barang dagangannya disusun untuk dijajakan. Meskipun terhalang oleh berbagai keterbatasan akibat sakit, tekadnya untuk mencari nafkah tetap kuat. "Ingin sembuh. Bareng sakit tetap dagang karena pengin sembuh. Ingin sembuh, ingin dagang," tambahnya.
Kiprah Pak Tarno di Dunia Hiburan
Pak Tarno mencuri perhatian publik pada akhir Oktober 2024 ketika ia terlihat berjualan di depan sekolah dasar sambil duduk di kursi roda. Tindakan ini diambilnya setelah mengalami stroke sebanyak empat kali, dan sempat kembali tampil di panggung menggunakan kursi roda. Dalam video yang tersebar di media sosial, ia menawarkan berbagai barang yang sering dibutuhkan oleh siswa, seperti alat tulis, buku gambar, dan mainan.
Sutarno adalah seorang pesulap terkenal yang telah berkecimpung di dunia hiburan sejak 2009. Namanya semakin dikenal setelah mengikuti ajang pencarian bakat, The Master. Sejak itu, ia aktif tampil di berbagai program televisi dan bahkan menjadi pembawa acara dalam beberapa program. Penampilan Pak Tarno yang khas dengan pakaian berwarna cerah dan wig mencolok membuatnya mudah diingat oleh penonton. Ia juga dikenal karena mantra ikonisnya yang selalu diucapkan sebelum pertunjukan, "Dibantu ya, bimsalabim jadi apa, prok-prok-prok."