Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuter Line yang mengarah ke Bogor direnovasi.
Ia menilai kondisi sejumlah stasiun di lintas tersebut sudah kurang layak. Dudy menyampaikan permintaan itu kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI agar melakukan perbaikan sekaligus mempercantik stasiun.
"Saya minta prioritas adalah stasiun-stasiunnya (yang mengarah ke) Bogor. Ini stasiunnya pada jelek. Saya minta KAI untuk merenovasi, membeautifikasi stasiun-stasiun yang arah Bogor,"
Menhub juga menyinggung rencana peningkatan elektrifikasi jalur Tanah Abang-Rangkasbitung. Dengan peningkatan tersebut, jumlah gerbong dalam satu rangkaian KRL bisa ditambah, sehingga kapasitas angkut meningkat.
Rencana Elektrifikasi Jalur Kereta Api
PT PLN (Persero) pun dilibatkan dalam pelaksanaan elektrifikasi tersebut. Perencanaan teknis jalur Tanah Abang-Rangkasbitung ditargetkan rampung pada semester I tahun ini.
PT KAI dan PLN telah menandatangani Nota Kesepahaman tentang Rencana Kerja Sama Elektrifikasi Jalur Kereta Api pada Oktober 2025. Kerja sama ini membuka peluang besar untuk memperluas jaringan layanan kereta api berbasis listrik di berbagai wilayah potensial.
Wilayah Potensial untuk Pengembangan Elektrifikasi
Elektrifikasi jalur kereta api ini dilakukan tanpa melibatkan APBN, murni melalui skema business to business (B2B) antara KAI dan PLN.