Mendagri Mengunjungi Tomohon untuk Memantau Program 3 Juta Rumah MBR yang Sedang Berjalan

Mendagri Mengunjungi Tomohon untuk Memantau Program 3 Juta Rumah MBR yang Sedang Berjalan

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, melakukan kunjungan ke Kota Tomohon, Sulawesi Utara, pada Kamis malam (9/4) untuk menilai pelaksanaan program perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa Program 3 Juta Rumah, yang menjadi salah satu agenda utama Presiden Prabowo Subianto, berjalan dengan baik di daerah tersebut.

Kunjungan dan Dialog dengan Penghuni Perumahan

Dalam peninjauan tersebut, Tito didampingi oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti. Mereka mengunjungi Rumah Tapak Subsidi di Perumahan Grazia Residence 2, yang merupakan milik atlet bulu tangkis nasional, Greysia Polii. Di lokasi tersebut, Mendagri mengadakan dialog langsung dengan penghuni serta pengembang perumahan.

Prioritas Program Perumahan bagi MBR

Tito menekankan bahwa program perumahan untuk MBR adalah salah satu prioritas utama pemerintah. Ia menjelaskan, "Kita tahu bahwa program perumahan ini salah satu program unggulan Bapak Presiden. Ini program prioritas." Mendagri juga menyatakan bahwa dirinya bersama Menteri PKP telah melakukan sosialisasi program 3 juta rumah di sejumlah daerah, dan mengharapkannya juga diikuti oleh pemerintah daerah untuk mendukung implementasi program tersebut.

Pemberian Kemudahan Perizinan

Dari perspektif regulasi, Tito mengungkapkan bahwa Kementerian Dalam Negeri telah mengeluarkan kebijakan yang memungkinkan pemerintah daerah untuk menggratiskan beberapa perizinan bagi MBR, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Ia menambahkan, "Dulu namanya IMB, Izin Mendirikan Bangunan, namanya PBG sekarang. Kami sepakat sudah membuat aturan tentang PBG dan BPHTB bagi MBR, itu juga kita nolkan." Kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat serta memudahkan pengembang dalam membangun rumah subsidi.

Dampak Ekonomi dan Kunjungan Selanjutnya

Mendagri meyakini bahwa pelaksanaan program perumahan ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, di mana pelaku usaha di sektor tersebut akan mendapatkan dorongan dari pertumbuhan ekonomi. Selain itu, hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Ini namanya terobosan kreatif win-win. Semuanya untung,” tegasnya. Setelah meninjau perumahan subsidi, Tito dan rombongan melanjutkan kunjungan ke calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Tomohon untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sumber: www.cnnindonesia.com