Sejumlah Kedutaan Besar (Kedubes) Iran di berbagai negara melontarkan ejekan terhadap unggahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di media sosial. Sebelumnya, Trump mengeluarkan pernyataan yang bernada ancaman terhadap Iran di platform X.
Pernyataan Trump
Trump menulis, "Hari Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, dan Hari Jembatan, semuanya dalam satu hari, di Iran. Tidak akan ada yang seperti ini!!! Buka Selat itu, kalian bajingan gila, atau kalian akan hidup di Neraka - LIHAT SAJA! Segala puji bagi Allah."
Respon Kedubes Iran
- Kedubes Iran di Zimbabwe menanggapi dengan pernyataan, "Kita kehilangan kuncinya (Selat Hormuz)."
- Kedubes Iran di Afrika Selatan membalas dengan, "Sst... kuncinya (Selat Hormuz) ada di bawah pot bunga. Dibuka hanya untuk teman." Selanjutnya, mereka juga menulis, "Tidak heran jika sebagian orang Amerika mengatakan 'I ran (saya lari)' alih-alih 'Iran'."
- Kedubes Iran di India mengkritik gaya komunikasi Trump dengan mengatakan, "Mengumpat dan menghina adalah perilaku anak pecundang yang menyebalkan. Kendalikan dirimu, pak tua!"
- Kedubes Iran di Swedia menyoroti isu hak perempuan dengan menunjukkan bahwa, "Rudal-rudal Iran lebih memperjuangkan hak-hak perempuan daripada para penuntut politik dan gerakan-gerakan feminis."
- Kedubes Iran di Thailand mengomentari bahwa gaya bahasa Trump tidak mencerminkan sikapnya sebagai pemimpin. "Dilihat dari cara Presiden AS mengumpat seperti remaja, tampaknya AS telah mencapai Zaman Batu lebih cepat dari yang diperkirakan," ujarnya.