IPSI Inginkan Prabowo Percepat Inpres untuk Masukkan Pencak Silat ke Olimpiade

IPSI Inginkan Prabowo Percepat Inpres untuk Masukkan Pencak Silat ke Olimpiade

Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) meminta kepada Presiden Prabowo Subianto agar segera menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) demi mempercepat langkah pencak silat menuju Olimpiade 2028. Seruan ini disampaikan dalam rangkaian Pra-Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, pada hari Jumat (10/4). Penerbitan Inpres dianggap penting untuk memperkuat diplomasi lintas sektor guna mengakselerasi pencak silat agar dapat dipertandingkan secara internasional.

Pentingnya Pencak Silat di Olimpiade

Hingga saat ini, pencak silat belum termasuk dalam daftar cabang olahraga yang dilombakan di Olimpiade. Bahkan, cabang ini juga belum terdaftar secara permanen di Asian Games, kecuali saat Indonesia menjadi tuan rumah pada Asian Games 2018. Dengan adanya Inpres, diharapkan pemerintah dapat melakukan lobi-lobi yang lebih intensif untuk memenuhi persyaratan agar pencak silat dapat bersaing di tingkat internasional.

Target Jangka Pendek

Target jangka pendek yang diharapkan PB IPSI adalah pencak silat bisa masuk dalam kategori ekshibisi di Olimpiade Los Angeles 2028. Inpres ini diharapkan dapat mengintegrasikan peran berbagai pemangku kepentingan seperti Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pariwisata, serta kementerian lainnya, untuk menciptakan sinergi dalam mendukung program menuju Olimpiade.

Diskusi di Munas

Sekretaris Panitia Pengarah (SC) sekaligus Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Munas IPSI, Bayu Syahjohan, menjelaskan bahwa usulan mengenai penerbitan Inpres menjadi salah satu fokus utama dalam Munas. "Kami mengajukan kepada Bapak Prabowo sebagai Ketua Umum untuk membahas Inpres yang berkaitan dengan peta jalan menuju Olimpiade, agar ada sinergi antara departemen yang berkompeten di Indonesia," jelas Bayu. "Saat ini, federasi pencak silat sudah ada di 83 negara yang tersebar di lima benua," tambahnya.

Kendala Administratif

Meskipun sudah mencapai 83 negara, PB IPSI mengakui masih terdapat kendala administratif di tingkat internasional. Banyak federasi pencak silat di negara-negara tersebut belum mendaftar ke komite Olimpiade masing-masing, yang merupakan prasyarat penting agar olahraga ini dapat diakui oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: www.cnnindonesia.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.