Barcelona telah resmi mengajukan protes kepada UEFA setelah mengalami kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid dalam leg pertama perempat final Liga Champions. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Camp Nou pada Kamis (9/4) dini hari WIB itu meninggalkan kekecewaan mendalam bagi tim Catalan.
Protes atas Keputusan Wasit
Kekalahan tersebut terjadi setelah Atletico berhasil mencetak dua gol melalui Julian Alvarez di menit ke-45 dan Alexander Sorloth di menit ke-70. Namun, yang menjadi sorotan utama adalah dugaan handball yang dilakukan oleh bek Atletico, Marc Pubill, di dalam kotak penalti yang tidak ditindaklanjuti oleh wasit Istvan Kovacs.
Barcelona menilai bahwa keputusan wasit untuk mengabaikan insiden handball tersebut, serta tidak adanya intervensi dari VAR, merupakan kesalahan serius yang berdampak langsung pada hasil pertandingan. Dalam pernyataannya, klub mengungkapkan, "Tim hukum klub telah mengajukan pengaduan resmi kepada UEFA terkait kejadian dalam leg pertama melawan Atletico Madrid." Mereka juga menambahkan, "Klub berpendapat bahwa wasit tidak mengikuti regulasi yang ada, yang berdampak pada jalannya pertandingan dan hasil akhir."
Selain meminta agar UEFA melakukan investigasi terhadap insiden tersebut, Barcelona juga meminta akses terhadap komunikasi para wasit. "Kami berharap investigasi dilakukan, serta akses diberikan untuk komunikasi wasit, dan jika diperlukan, pengakuan resmi atas kesalahan tersebut disertai dengan tindakan yang relevan," tutup pernyataan klub.